Wayang Goes to Online

Indonesia terkenal dengan berbagai macam kebudayaannya. Hampir semua propinsi dan daerah di Indonesia, memiliki bermacam-macam budaya tradisional. Hanya saja, sayangnya kebudayaan tradisional Indonesia tersebut kurang mendapat hati di masyarakat Indonesia saat ini. Banyak sekali generasi muda yang mulai melupakan berbagai macam kebudayaan tradisional, hal ini akibat derasnya kebudayaan barat yang masuk ke negara kita. Hal ini cukup ironis, dikarenakan budaya Indonesia sendiri sebenarnya disenangi oleh negara-negara di Eropa sana.

Seperti yang pernah dimuat oleh korang Jawa Pos, beberapa hari lalu. Di KBRI Wina, Austria, saat ini sering diadakan pelatihan gamelan untuk para mahasiswa Austria. Bahkan kebudayaan Indonesia, dijadikan salah satu mata kuliah oleh salah satu Universitas di Austria. Cukup ironis bukan. Mengapa, Indonesia yang memiliki kebudayaannya sendiri, malah tidak memperhatikan kebudayaannya. Namun negara lain, malah ikut melestarikan kebudayaan Indonesia.

Sudah saatnya kita kaum muda, mencoba untuk melestarikan ataupun kebih memperkenalkan budaya Indonesia di kancah Internasional. Seperi yang dilakukan oleh sekelompok komunitas wayang di Indonesia. Mereka meluncurkan web site yang berisi segala macam yang berkaitan dengan Wayang. Seperti kita ketahui, wayang adalah salah satu kebudayaan Indonesia yang cukup terkenal. Dengan membangun situs www.wayang-indonesia.com, maka kita dapat mempelajari seluk beluk mengenai wayang. Mulai kisah-kisah wayang, tokoh-tokoh perwayangan maupun sejarah-sejarah perwayangangan. Situs ini diluncurkan dalam dua bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) sehingga memudahkan orang asing mempelajari tentang perwayangan di Indonesia.

Hal yang dilakukan oleh para komunitas ini sangat menarik. Di saat perkembangan kemajuan dunia internet semakin maju, mereka mencoba memperkenalkan kebudayaan Indonesia, khususnya wayang, ke dunia internasiolan. Setidaknya hal ini adalah langkah awal, untuk melestarikan kebudayaan Indonesia. Sehingag tidak direbut oleh negara lain. Kita tunggu saja, dengan kebudayaan-kebudayaan lainnya. (heyu)

~ oleh siheyu di/pada Juni 9, 2008.

Tinggalkan Balasan