100 Tahun Kebangkitan Nasional. Pendidikan, apakah anda sudah bangkit ?
Tahun ini, pemerintah mencanangkan 100 tahun kebangkitan nasional, tepatnya pada tanggal 20 Mei 2008 yang lalu. 100 tahun, bukanlah waktu yang sedikit bagi sebuah negara. Pertanyaannya adalah, apakah kita sudah bangkit ? Berat menjawabnya… Ada yang menjawab kita sudah bangkit namun ada yang menjawab, apanya yang bangkit ?
Pendidikan, merupakan salah satu alat untuk mencerdaskan pendidikan bangsa. Pertanyaannya, apakah pendidikan Indonesia sudah bangkit ? Kalo sudah bangkit, apa buktinya ? Mengapa kalo sudah bangkit, masih banyak sarjana-sarjana di Indonesia yang masih belum mendapatkan pekerjaan?
Ini menjadi sebuah pekerjaan rumah, bagi pendidikan di Indonesia. Apa yang salah, sehingga masih begitu banyaknya pengangguran di Indonesia ? Pendidikan di Indonesia, memang harus direformasi mulai dari tingkatan paling bawah sampai tingkatan tertinggi. Mulai dari diubah. Bukan hanya menjadi sebuah “transfer of Knowledge” namun juga menjadi “transfer of Attitude”.
Pengetahuan memang sangat penting, namun sikap dan jati diri bangsa Indonesia itu lebih penting. Pendidikan diharapkan jangan hanya menjadi tempat untuk mengembangkan pengetahuannya, namun juga tempat untuk mengembangkan sikap dan tingkah laku seorang pelajar dan mahasiswa. Dari pendidikan sejak dini, pengembangan sikap dan tingkah laku harus mulai dipupuk dan dibina pada diri seorang anak. Jangan hanya terlalu fokus pada pengetahuannya saja. Anda tidak ingin kan, Indonesia menjadi bangsa yang pintar namun korupsi masih merajalela ?
Pendidikan memang jauh dari kata bangkit. Masih banyak yang harus reformasi. Namun tidak ada kata yang terlambat. Marilah kita ubah pendidikan kita, mulai dari diri kita sendiri dalam mendidik anak kita di dalam rumah. Karena ini adalah merupakan pendidikan awal dan dasar dari seorang manusia untuk berkembang. Masih banyak yang dapat dilakukan oleh bangsa Indonesia ini. Seperti yang dikatakan oleh Deddy Mizwar, dalam iklan 100 tahun kebangkitan nasional. Hendaklah bangsa ini menjadi PENCURI… Pencuri perhatian dunia… Tidak ADA.. Tidak ada kata menyerah bagi bangsa Indonesia. Maju terus Pendidikan Indonesia (heyu)


saia juga suka dgn apa yg dkatakan ama Deddy MIzwar itu… dr ptama kali lgs merinding mendengarnya…
smoga bukan cm skedar mendengar n merinding saja y :p
klo dtanya: apa idemu untuk 100 tahun kebangkitan nasional ini? do’ain saia y, lg janji mo bbagi min 1 buku dtiap bulannya… MAJU PENDIDIKAN INDONESIA!
“Anda tidak ingin kan, Indonesia menjadi bangsa yang pintar namun korupsi masih merajalela ?”
sdikit nambahain, setau saia klo orang yg berani korupsi itu sudah pasti doski merasa dirinya p i n t a r :p
hancurkan korupsi di INDONESIA…..
tapi bisa ga ya ? semoga bisa….