Knowledge Management Systems
Menurut Turban (2005), Knowledge Management (KM) adalah sebuah proses yang membantu organisasi melakukan identifikasi, seleksi, organisasi, penyebaran dan transfer informasi penting dan keahlian yang merupakan bagian dari memori organisasi. Sedangkan menurut www.km-forum.org, Knowledge Management (KM) adalah suatu disiplin ilmu yang digunakan untuk meningkatkan performa seseorang atau organisasi, dengan cara mengatur dan menyediakan sumber ilmu yang ada saat ini dan yang akan datang. Jadi KM bukanlah suatu fenomena baru, tetapi merupakan suatu cara yang menerapkan integrasi antara teknologi dengan sumber pengetahuan yang kompeten.
Sedangkan menurut Lenny Widayana (2005), Knowledge Management (KM) merupakan suatu sistem yang dibuat untuk menciptakan, mendokumentasikan, menggolongkan dan menyebarkan Knowledge dalam organisasi. Sehingga, Knowledge mudah digunakan kapan pun diperlukan, oleh siapa saja sesuai dengan tingkat otoritas dan kompetensinya.
Knowledge Management (KM) mengelola seluruh elemen sistem berupa dokumen, basis data, kebijakan dan prosedur lengkap, beserta informasi tentang pengalaman, keahlian dan kecakapan sumber daya manusia secara individu maupun kolektif, yang dimiliki organisasi dengan bantuan teknologi informasi. Pengelolaan elemen sistem KM ditujukan agar perusahaan menjadi selalu kreatif, inovatif serta efisien. Sehingga mempunyai daya saing tinggi untuk jangka waktu yang panjang.
Dengan sistem tersebut perusahaan akan dapat semakin cepat menyusun strategi dan bertindak untuk menyikapi setiap perubahan dan dinamika yang terjadi di dalam maupun di luar organisasi. Melalui sistem ini pula, perusahaan akan dapat terus meningkatkan nilai (value) bisnisnya sesuai dengan kompetensi inti yang dimiliki. Karena knowledge organisasi selalu berkembang dari waktu ke waktu..
Ada tiga buah aspek dari model dasar Knowledge management, yaitu :
- Knowledge Level
Pembuatan pengetahuan dari masing-masing individu dan saling berkomunikasi antar anggota dalam organisasi.
- Data Level
Semua yang berhubungan dengan data pengetahuan.
- Action Level
Knowledge dan data menyediakan masukan bagi action level. Hal ini merupakan bisnis proses dan direpresentasikan pada nilai organisasi.
Struktur dari knowledge berisikan pemecahan masalah secara efektif dan efisien, dynamic learning, rencana strategik dan pengambilan keputusan. Teknologi informasi yang secara bersama-sama membangun sebuah knowledge management pada sebuah organisasi dinamakan sebagai knowledge management system (KMS). Pengetahuan mengenai bagaimana sebuah masalah dapat dipecahkan dapat disimpan, sehingga knowledge management dapat menghasilkan organizational learning, hasil dari penciptaan sebuah pengetahuan.
Perkembangan karakter dunia bisnis modern adalah dinamik, perubahan pasar dan peningkatan perkembangan teknologi yang berkelanjutan. Untuk dapat mengatasi tren seperti ini, organisasi harus dapat bersifat lebih fleksibel dan memiliki satu langkah pasti yang harus dilakukan untuk memperkuat potensial mereka sebagai sebuah organisasi. (heyu)


Tinggalkan Balasan